Hellooo… akhir tahun
kamu mau menghabiskan uang di mana? Ups maksud saya, ke mana kamu pergi di
holiday akhir tahun? Hehe
Kalau tujuanmu adalah
Singapura, saya akan bercerita satu lane kecil yang wajib kamu kunjungi, Haji
Lane Street. Ini berdasar true story ketika saya visit Singapura.
Haji Lane Street
sebenarnya hanya Gang Kecil, tapi saya jamin kamu bakal ketagihan beberapa kali
take foto dengan beragam pose. Hampir semua sudut lane ini sangat
instagramable, perpaduan gedung arsitketur klasik dan nuansa modern. Saya
sarankan kalau kamu berkunjung ke Haji Lane Street hanya berswafoto, datanglah
pagi-pagi saat café atau toko belum semua buka. Kalau mau nongkrong dan
belanja, sebaiknya datang siang atau sore saat semua café dan toko sudah buka.
Tapi kalau kamu mau seharian di sini juga seru. Sambil sesekali ke Kampong
Glam.
JALAN KAKI KE HAJI LINE
Saat itu saya jalan
kaki menuju Haji Lane, karena tempat saya menginap di Kitchener Road tidak
begitu jauh jaraknya. Start jam 6.30 pagi perjalanan di mulai dari Kitchener
Road, melewati kawasan Little India dan Chinatown. Kendaraan di jalan raya
masih begitu sepi karena weekend. Sampai di tujuan tidak lebih dari 30 menit,
lumayan membakar kalori hehe.
Nah, kalau tempat
penginapanmu agak jauh atau baru datang di Bandara Changi mau langsung ke Haji
Lane Street, gampang banget guys. Naik transportasi andalan di Singapura, MRT, jalur
MRT nya kamu bisa lihat di peta rute MRT, nanti patokannya kamu turun di
Stasiun Bugis. Setelah keluar dari stasiun Bugis, cukup jalan kaki saja mengarah
ke Parkview Square atau Raffles Hospital. Jalan kaki cuma sekitar 5 menit aja, sudah deh itu di
seberang jalan adalah kawasan Masjid Sultan dan Haji Lane Street.
Saya tidak langsung ke
Haji Lane, mampir dulu Kampung Glam untuk sarapan. Konon Tahun 1800-an, area Kampong
Glam ini merupakan tempat tinggal para bangsawan Melayu. Di Kampung Glam
terdapat Masjid Sultan, masjid pertama yang dibangun di Singapura. Asyik juga
sih di sini buat foto-foto, bangunan cafenya unik-unik. Suasana Timur Tengahnya
sangat terasa.
Selesai sarapan,
langsung menuju Haji Lane, lokasinya sangat dekat kok dengan Kampung Glam,
kurang dari 5 menit jalan kaki sudah sampai. Sepanjang jalan saya bertemu
dengan para pelukis jalanan yang kreatif melukis gedung sekitar dan suasana
jalanan di pagi hari.
DAYA TARIK HAJI
LANE STREET
Seperti yang saya katakan,
sebenarnya Haji Lane hanya gang kecil tapi sangat popular dan ramai dikunjungi
wisatawan. Apa sih yang menarik? Di gang ini semua bangunannya bergaya klasik
tapi penuh dengan mural atau gravity yang sangat bagus sekali, inilah yang
membuat ramai pengunjung. Cocok untuk nongkrong cantik dan posting di
instragram, mural atau gravity nya "instagramable". Berpuas-puaslah
kamu foto di Haji Lane. Siapkan memory maksimal di Hp mu hehe.
Selain sangat instagramable,
di Haji Lane Street juga banyak kafe-kafe gaul buat nongkrong cantik sih, tapi periksa
dulu budget di dompetmu. Di Haji Lane juga ada beberapa butik, kalau kamu
pandai menawar boleh juga belanja sepuasnya, katanya sih harga grosir bisa
lebih murah dibanding kamu belanja di tempat lain. Di sini juga banyak toko-toko
souvenir yang lucu-lucu juga.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Matur nuwun, sampun mlebet teng saung gue
monggo telusuri dan ninggalin jejak