Menjelang suatu tanggal yang diulur-ulur
Avicenna group bermuajjah di tengah malam
Sekedar jadikan hari kenangan bagi yang tertinggal
Uji daya dorong keakuran tim yang handal
Kala itu kotoran-kotoran hati keluar tak terkendali
Membongkar kebobrokan jati diri
Memuncratkan kesedihan dan genangan air mata
Sebuah harapan segar mengaliri sorot mata
lagi-lagi…Sayang beribu sayang lagi
Bola semangat jadi selayang pandang
Sekedar hanya saja…
Untuk kesekian kali
Mereka terkapar di atas ranjang
Sementara masjid menanti resah
Huh…! Memang sulit nafsu Avicenna
Untuk kesekian kali
Avicenna…
Kau selalu hidup bermahkotakan tanda tanya
Selalu irama langkahmu berzig-zag
Tak tentu arah walau satu arah
Sampai kapan…
Di sebuah malam sebuah pengakuan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Matur nuwun, sampun mlebet teng saung gue
monggo telusuri dan ninggalin jejak